M A S B U K

Posted: 29 March 2011 in : Agama

Masbuk adalah istilah bagi sholat yang menyusul jamaah, artinya tatacara yang diperuntukkan bagi seseorang yang tertinggal dan hendak menyusul sholat berjamaah. Rasanya untuk sholat jum’at keterlaluan sekali apabila seseorang harus menjalankan tatacara masbuk ini, karena sholat jum’at ‘early warning’-nya sudah banyak, mulai adzan –bahkan ada yang adzannya hingga dua kali–, khutbah pertama, do’a, khutbah kedua, dan tentunya iqomah. Mangkanya jarang ada orang yang tertinggal sholat jum’at lantas ber-masbuk. Yang ada adalah gak ikutan sholat dengan sengaja.

Kejadian sholat masbuk banyak terjadi pada sholat – sholat wajib yang diselenggarakan di masjid ataupun musholla seperti maghrib dan isya. Dimana para jamaah datang bergelombang – gelombang dalam jangka waktu yang cukup panjang. Beberapa tertinggal dan menyusul sehingga kadang ber-shaf-shaf. Sholat berjamaah seperti ini bisa terjadi dalam beberapa gelombang penyelenggaraan.

Pada posisi bagaimana-pun, masbuk di-optimal-kan untuk menggandakan pahala sholat berjamaah, bahkan ketika sudah berlangsung rakaat terakhir –atau bahkan tahiyyat akhir– orang masih mengejarnya apabila memang sudah dirasa tidak memungkinkan untuk membuka ‘kloter’ jamaah baru karena bisa jadi tinggal dia satu – satunya yang belum bergabung. Namun apabila sudah memasuki babak akhir sholat jamaah, sementara ada beberapa orang yang berniat berjamaah, maka sebaiknya menyelenggarakan sholat jamaah tersendiri di kloter berikutnya. Karena dengan demikian maka prosesi jamaahnya akan ‘full’ dari awal hingga akhir. Tidak seperti masbuk yang berkesempatan sholat individual di saat-saat akhir sholat.

Dan untuk membuka kloter baru sholat berjamaah, disarankan untuk menyelenggarakan setelah jamaah sebelumnya usai. Sehingga tidak terjadi adanya beberapa kelompok yang berjamaah dalam waktu yang bersamaan, karena memang sebaiknya hanya ada satu imam dalam satu waktu dan tempat yang sama. Prinsipnya, jamaah kloter berikutnya sebaiknya menunggu jamaah sebelumnya hingga usai, lantas ber-iqomah dan baru-lah melaksanakan sholat jamaah kloter baru. Gitu.

http://123teknik.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s