Pengen seperti Bengkoang :D

Posted: 11 October 2011 in :::: Renungan

Setelah lama menghilang alias nggak pernah update WP, saya ingin kembali merefresh web gratisan ini walau dengan sedikit tulisan. Artikel ini sendiri muncul dari angan-angan selama hampir sebulan ini (koyo ngidam critane), tiap mau ngetik kok kepikiran buah yang satu ini “bengkoang”. Kenapa ya kok bisa tiba-tiba bengkoang hadir dipikiran saya??

Sudah banyak diketahui jika bengkoang biasa hidup di tegalan, kebun, sawah pada musim kemarau, dan saat itu pula rasa dari buah bengkoang bisa ampuh mengusir rasa panas/ gerah jika kita memakannya. Meskipun bengkoang dibalut dengan kulit yang penuh dengan tanah (gabul lemah -bahasa jawa-) tapi isi dari bengkoang tidak pernah ikut-ikutan kotor/ tercampur tanah. Isi dari bengkoang tetep putih bersih dan bisa memberikan kesejukan/ kesegaran bagi siapa saja yang memanfaatkannya.

Nah terus hubungannya apa??? begini ceritanya mirip pengakuan cerita misteri,  sebagai mahluk sosial yang hidup selalu berdampingan (rumah berdampingan, duduk berdampingan, tidur juga (yang sudah nikah)) kita akan berbaur dengan masyarakat yang heterogen lho. Jadi mau tidak mau kita harus bisa membawa diri kita dan keluarga untuk bisa membaur dengan lingkungan sekitar. Meskipun kita hidup ditengah-tengah masyarakat yang banyak pengaruh postif dan negatif, kita juga tetap harus memberikan ketenangan, ketentraman. Dan yang terpenting kita tetap harus berusaha menjaga kesucian dari batin kita, agar tetap putih seperti daging buah bengkoang😀

Makan bengkoang yuks…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s