kalau pingin maju, tolong dirubah!! (PT. Pos Indonesia)

Posted: 5 December 2011 in Me

Senin siang jam 13.00 saya punya janji untuk mengirimkan surat ke orangtua dan mertua. Singkat cerita saya pergi ke kantor pos yang ada dilingkungan kerja saya (dalam 1 komplek kampus di malang). Masuk kedalam kantor pos nampak antrian yang rapi dari pelanggan setia PT. Pos Indonesia baik dari mahasiswa, karyawan, dll.

Selang beberapa menit giliran saya yang ada diurutan depan petugas pengiriman, dan dimulailah sedikit saran untuk PT. Pos Indonesia (khususnya wilayah Malang). “Mau kirim surat bu”, ucap saya kepada petugas. Lalu 2 bendel surat telah berpindah tangan ke petugas bagian pengiriman, dengan cekatan beliau menimbang, menulis alamat yang tertera di sampul melalui keyboard komputernya. Selesai menulis alamat pertama (kudus) dan pencetakan bukti pengiriman, munculah nominal Rp. 7.430 (oke sebuah harga yang wajar, karena selama mengirim juga harganya segitu), menunggu surat kedua (alamat bojonegoro) selesai dan pencetakan bukti pengiriman, munculah nominal seharga Rp. 11.830 (lho memangnya kudus dan bojonegoro jika diukur dari malang jauhan mana seh?). Mikir sejenak, memang salahnya dimana ya? Setelah di cek ternyata pengiriman untuk alamat pertama (kudus) menggunakan layanan kilat khusus, sedangkan surat kedua (bojonegoro) menggunakan layanan pos express.

Yang perlu menjadi bahan renungan ditulisan ini adalah sikap dari petugas bagian pengiriman surat,

  1. Mengapa konsumen tidak diberi tahu tentang layanan yang akan dinikmati. Jujur sebenarnya saya mengetahui adanya layanan pos express oleh PT. Pos Indonesia, tetapi berdasar info yang saya peroleh (juga dari petugas POS) layanan itu hanya ada di Kantor Pos Utama tiap Kota/ Kabupaten, sedangkan kantor pos tempat saya transaksi adalah kantor pos pembantu.
  2. Memang ada ya aturan yang mengatakan jika jarak dekat diprioritaskan menggunakan layanan pos express, sedangkan jika jarak relatif jauh langsung dikenakan layanan kilat khusus?

Jika PT. Pos Indonesia ingin maju, tolong lihatlah perkembangan jasa pengiriman yang menjadi rival anda. Mereka tidak sungkan/ segan memberi tahu layanan yang akan dinikmati oleh konsumen, dengan harapan tidak ada kekecewaan dikemudian hari. Tidak sekali ini saya mengalami kasus seperti ini di tempat yang berbeda, tetapi jika kebiasaan seperti ini tetap berlangsung, maka tidak mungkin jasa pengiriman oleh PT. Pos Indonesia akan segera berakhir.

Semoga menjadi bahan evaluasi bagi kita semua, terutama bagi saya jika public service is more than everything.

#catatan : tulisan ini saya buat jam 13.52 wib, hari senin tanggal 5 desember 2011. setelah membayar, saya dijanjikan oleh petugas jika kiriman surat akan sampai besok (hari selasa tanggal 6 desember 2011).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s