eks Sumber Kencono, riwayatmu kini…

Posted: 20 February 2015 in Me
Tags:

Bismillah..

Yup, dini hari tadi rejz sempat singgah di terminal bungurasih, sidoarjo setelah selesai nganter istri dan anak mudik ke kudus. Turun dari bus semarang-surabaya, langsung bergegas menuju pool keberangkatan di sisi sebelah timur terminal yang hampir 2 tahun tidak saya singgahi hehe..

sumber-kencono

Suasana pagi dini hari di terminal yang beroperasi 24 jam tersebut, nampak berjajar bus yang siap mengantarkan calon penumpang ke tujuan masing-masing. Rejz berjalan ngeloyor ke pool keberangkatan bus AKDP jurusan malang, yang berarti harus melewati beberapa pool untuk keberangkatan ke kota lainnya. Nampak berjalan pelan, sang pelari tujuan jogja, Sumber Selamat. Sekilas rejz menganggap pelari tersebut hendak pulang ke garasi setelah sprint di trek jogja-surabaya (kalo pulang kok lewat jalur keberangkatan?? kalo pulang kok personilnya lengkap??).

Alhamdulillah di jalur arah malang telah menunggu Panda Ijo dari Restu, langsung duduk di seat belakang sopir. 5 menit dari dalam Panda Ijo, nampak pesaing trek jogja berjalan pelan meninggalkan tempat dengan membawa penumpang kurang dari 10 saja. Pikir saya, wah rejeki banget tuh si Mira dapat penumpang pas keluar terminal (rejeki sudah diatur bos!!). Masih didalam kabin si Panda Ijo yang nampaknya belum mau beranjak, keluar lagi sang pelari jogja. Sugeng Rahayu yang dibalut baju Legacy, nampak melenggang dengan santai tanpa ada penumpang kecuali awak kabin.

Sambil ngantuk, rejz sempat mikir. Apakah para penumpang di trek jogja sekarang banyak yang berpaling dari eks Sumber Kencono yang begitu melegenda? Jujur mulai kecil, waktu mudik dengan orang tua sampai sering mudik sendirian ke klaten, bisa ikut naik di Sumber Kencono dari terminal Ngawi bakal ada rasa senang tersendiri. Entah senang ketika sang legenda meng-OT rival, atau senang dengan gaya ngebut drivernya, embuh.. Tapi setelah seringnya terjadinya kasus kecelakaan, yang berakibat sang legenda harus bergani nama, rasa senang campur bangga ketika naik Sumber Kencono sedikit berkurang dan bertambah dengan rasa khawatir. Khawatir bila hanya bisa merasakan sensasi bersama Sumber Kencono hanya melalui youtube. Khawatir bila besok hanya bisa merasa senang ketika membaca tulisan yang mengulas ketangguhan sang legenda melalui Google. Khawatir bila besok benar-benar Sumber Kencono, Sumber Selamat dan Sugeng Rahayu hanya tinggal sebuah nama saja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s