Archive for the ‘:::: Renungan’ Category

Tribute To ….

Posted: 5 September 2014 in :::: Renungan

Assalamualaikum wr wb..

Pagi sebelum berangkat kerja, buka notif di bbm. Beberapa foto profil di list yang hanya berisi 30an teman muncul. Dan…, yang membuat menjadi penasaran adalah sebuah foto profil yang di gunakan oleh seorang teman. Mana to fotonya?

nanda in act 1

Yaaa, ilustrasi foto diatas adalah salah satu meme comic yang dibikin oleh rekan di group di fb dan telah banyak beredar di dunia maya. Sepertinya foto tersebut bakal menjadi legenda tersendiri bagi kami. Mengapa?

  1. Munculnya banyak versi meme comic dari gambar diatas 🙂
  2. Honda Win 100 bagi kami tak ubahnya sebagai sebuah legenda berjalan, muoooosok :mrgreen:
  3. Yup, model/ pemeran utama (kesampingkan dulu mas rossi nya) dalam foto di atas adalah rekan kami, Bro Yunanda Soaedy aka Nanda dari Kudus (HWRK 001) cmiiw. FYI saja, tanggal 23 agustus 2014 kemarin bro nanda telah pulang untuk selama-lamanya.

Yup, melalui postingan ini kami ucapkan berduka cita buat keluarga yang ditinggalkan. Dan untuk almarhum, semoga diterima segala amal perbuatan nya dan diampuni oleh Alloh SWT. Aamiin.

Wassalamualaikum wr wb.

Assalamualaikum wr wb..

Hari jum’at ini, blog ecek2 ini muncul dengan edisi copas dari http://www.dakwatuna.com/2008/03/422/22-tanda-iman-anda-sedang-lemah/

Ada beberapa tanda-tanda yang menunjukkan iman sedang lemah. Setidaknya ada 22 tanda yang dijabarkan dalam artikel ini. Tanda-tanda tersebut adalah:

1. Ketika Anda sedang melakukan kedurhakaan atau dosa. Hati-hatilah! Sebab, perbuatan dosa jika dilakukan berkali-kali akan menjadi kebiasaan. Jika sudah menjadi kebiasaan, maka segala keburukan dosa akan hilang dari penglihatan Anda. Akibatnya, Anda akan berani melakukan perbuatan durhaka dan dosa secara terang-terangan.

Ketahuilah, Rasululllah saw. pernah berkata, “Setiap umatku mendapatkan perindungan afiat kecuali orang-orang yang terang-terangan. Dan, sesungguhnya termasuk perbuatan terang-terangan jika seseirang melakukan suatu perbuatan pada malam hari, kemudian dia berada pada pagi hari padahal Allah telah menutupinya, namun dia berkata, ‘Hai fulan, tadi malam aku telah berbuat begini dan begini,’ padahal sebelum itu Rabb-nya telah menutupi, namun kemudian dia menyibak sendiri apa yang telah ditutupi Allah dari dirinya.” (Bukhari, 10/486)

Rasulullah saw. bersabda, “Tidak ada pezina yang di saat berzina dalam keadaan beriman. Tidak ada pencuri yang si saat mencuri dalam keadaan beriman. Begitu pula tidak ada peminum arak di saat meminum dalam keadaan beriman.” (Bukhari, hadits nomor 2295 dan Muslim, hadits nomor 86) selengkapnya…

Assalamualaikum wr wb..

Sebatas pengalaman yang saya sering jumpai ketika riding berangkat atau pulang kerja, yang selalu melintasi beberapa wilayah kampus yang searah dengan jalur riding, dari kampus Univ. Brawijaya, Univ. Islam Malang, Univ. Muhammadiyah Malang, Univ. Tribuana dan sekolah menengah (SMK PGRI Tlogomas) banyak pemandangan yang menggelitik. Entah itu pengendara (mahasiswa/wi atau umum) yang mengendarai motornya tanpa helm, berboncengan 3 (tanpa helm juga) atau peniadaan piranti berkendara di motor.

sekedar ilustrasi :http://adamnyarihawa.blogdetik.com/2010/12/24/155-ribu-rupiah-mengajarkanku-safety-riding/

selengkapnya…

Share tautan dari facebook sodara, monggo disimak baik2..

l-Faqih berkata bahwa Abu Ja’far meriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra. Bahwa orang mukmin itu apabila diletakkan di dalam kuburnya maka kuburnya itu dilapangkan 70 hasta, ditaburi harum-haruman dan ditutup dengan kain sutera. Apabila ia hafal sebagian dari Al-Qur’an maka apa yang dihafalnya itu menerangi seluruh kuburnya, dan apabila ia tidak hafal, maka ia dibuatkan cahaya seperti matahari di dalam kuburnya. Ia bagaikan pengantin baru yang tidur dan tidak dibangunkan kecualioleh isteri yang sangat dicintainya. Kemudian ia bangun dari tidurnya seakan-akan ia belum puas dari tidurnya itu.

Sedangkan orang kafir, maka kuburnya disempitkan atasnya sehingga tulang-tulangnya masuk ke dalam perutnya lantas didatangi berbagai macam ular yang besar sebesar leher unta, dimana ular-ular itu makan dagingnya sehingga tidak tersisa daging pada tulangnya. Kemudian datang kepadanya malaikat yang tuli, bisu dan buta dengan membawa cambuk-cambuk dari besi. Mereka memukulinya dengan cambuk-cambuk itu tanpa mendengar jeritan dan melihatorang itu sehingga tidak akan timbul rasa belas kasihan kepadanya. Disamping itu neraka selalu diperlihatkan kepadanya baik diwaktu pagi maupun diwaktu sore. (lagi…)

Safety riding bagi para riders adalah sebuah kewajiban yang harus dilakukan saat berkendara. Tapi apakah kesadaran untuk berkendara dengan aman akan muncul secara alamiah dari diri riders atau malah muncul ketika ada aturan-aturan dibelakangnya?

(lagi…)

Alhamdulillah sampai saat ini saya dan istri masih diberikan kesehatan dan keselamatan oleh Alloh SWT, sedikit share ke kawan-kawan.

Ahad tanggal 8 April kemarin kami berdua mendapatkan undangan pernikahan dari kawan semasa kuliah dulu di daerah Kab. Jombang (Kec. Mojoagung tepatnya). Start dari kontrakan jam 08.00 dan sampai di tujuan jam 10.15-an dengan rute yang sering saya lewati, malang-batu (via payung)-pujon-….-sampai jombang. Begitu pula rute yang akan saya lalui saat pulang, yang membedakan adalah dari pujon-batu (via gn.banyak/paralayang-songgoriti). Setelah acara pernikahan selesai dilaksanakan, kami berpamitan ke teman dan orang tua yang mempunyai hajat, mampir sholat dhuhur di masjid daerah ds. mojowarno. (lagi..)

Pacaran?? Oh.. No..

Posted: 29 February 2012 in : Agama, :::: Renungan

Copas artikel di fanspage Yusuf Mansur Network :

PACARAN – Tidaklah lepas dari bersentuhan, entah dengan cara berjabat tangan, berboncengan di atas kendaraan, atau berpegangan, berpelukan, berciuman dan lainnya. Memegang dan menyentuh wanita yang bukan mahram kita adalah perbuatan yang diharamkan dalam agama kita.

Rasulullah -Shollallahu alaihi wasallam- bersabda :

Andaikan kepala seseorang di cerca dengan jarum besi, itu lebih baik (ringan) baginya dibandingkan menyentuh seorang wanita yang tak halal baginya. [HR. Ar-Ruyaniy dalam Al-Musnad (227/2), dan Ath-Thobroniy dalam Al-Kabir (486, & 487)] baca selanjutnya…

Pengen seperti Bengkoang :D

Posted: 11 October 2011 in :::: Renungan

Setelah lama menghilang alias nggak pernah update WP, saya ingin kembali merefresh web gratisan ini walau dengan sedikit tulisan. Artikel ini sendiri muncul dari angan-angan selama hampir sebulan ini (koyo ngidam critane), tiap mau ngetik kok kepikiran buah yang satu ini “bengkoang”. Kenapa ya kok bisa tiba-tiba bengkoang hadir dipikiran saya??

Sudah banyak diketahui jika bengkoang biasa hidup di tegalan, kebun, sawah pada musim kemarau, dan saat itu pula rasa dari buah bengkoang bisa ampuh mengusir rasa panas/ gerah jika kita memakannya. Meskipun bengkoang dibalut dengan kulit yang penuh dengan tanah (gabul lemah -bahasa jawa-) tapi isi dari bengkoang tidak pernah ikut-ikutan kotor/ tercampur tanah. Isi dari bengkoang tetep putih bersih dan bisa memberikan kesejukan/ kesegaran bagi siapa saja yang memanfaatkannya.

Nah terus hubungannya apa??? begini ceritanya mirip pengakuan cerita misteri,  sebagai mahluk sosial yang hidup selalu berdampingan (rumah berdampingan, duduk berdampingan, tidur juga (yang sudah nikah)) kita akan berbaur dengan masyarakat yang heterogen lho. Jadi mau tidak mau kita harus bisa membawa diri kita dan keluarga untuk bisa membaur dengan lingkungan sekitar. Meskipun kita hidup ditengah-tengah masyarakat yang banyak pengaruh postif dan negatif, kita juga tetap harus memberikan ketenangan, ketentraman. Dan yang terpenting kita tetap harus berusaha menjaga kesucian dari batin kita, agar tetap putih seperti daging buah bengkoang 😀

Makan bengkoang yuks…

Kapan ajal kita akan tiba, kita tidak akan pernah tahu secara Pasti. Dan itu adalah Hak Prerogatif Allah SWT.

Katakanlah: “Aku tidak berkuasa mendatangkan kemudharatan dan tidak (pula) kemanfaatan kepada diriku, melainkan apa yang dikehendaki Allah.” Tiap-tiap umat mempunyai ajal. Apabila telah datang ajal mereka, maka mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak (pula) mendahulukan(nya). Surah : Yunus Ayat :49

Walau begitu, Allah SWT telah memberi tanda-tanda pada umatnya sebelum ajal itu datang menjemput. Berikut artikel yang saya dapat :

Baca Selengkapnya….

Anakku yang ku sayang.

Pada saat suatu kala kamu menyadari bahwa aku telah menjadi sangat tua, cobalah berperilaku sabar dan cobalah mengerti aku.

Jika banyak makanan yang tercecer dikala aku makan, jika aku mendapat kesulitan dalam mengenakan pakaianku sendiri.. sabarlah! Kenanglah saat-saat dimana aku meluangkan waktuku untuk mengajarimu tentang segala hal yang kau perlu tahu, ketika kau masih kecil.

Jika aku mengulang mengatakan hal yang sama berpuluh kali, jangan menghentikanku, dengarlah aku! Ketika kau kecil, kau selalu memintaku membacakanmu cerita yang sama berulang-ulang, dari malam yang satu ke malam yang lain hingga kau tertidur, dan aku lakukan itu untukmu!

Baca Selengkapnya….